1. Koki’o (Kokai cookei)
Pohon
yang sangat langka ini merupakan pohon endemik di Hawaii. Pohon ini ditemukan
pada tahun 1860, di mana waktu itu hanya terdapat tiga spesimen tersisa yang
dapat ditemukan. Pohon ini terbukti sulit untuk berkembangbiak, dan pada tahun
1950, setelah bibit terakhir mati, maka pohon ini pun dianggap punah. Pada
tahun 1970 satu-satunya pohon yang selamat ditemukan, yang sayangnya hancur
dalam kebakaran pada tahun 1978. Untungnya salah satu cabang dari pohon yang
tersisa dapat diselamatkan dan berhasil dicangkokkan, dan sekarang ada 23 pohon
yang ada saat ini, yang semuanya terletak di berbagai tempat di Hawaii. Pohon
ini adalah pohon kecil yang tumbuh sampai tinggi sekitar 10-11 meter. Hal yang
paling mencolok dari pohon ini adalah ratusan bunga merah terang yang
pohon-pohon dewasa hasilkan setiap tahunnya. Sayangnya, karena kelangkaannya
ini, hanya sedikit orang yang boleh untuk melihatnya.
2. Lady Slippers Kuning dan Ungu (Cypripedium calceolu)
Tanaman ini adalah jenis anggrek liar yang sangat langka yang ditemukan di Eropa. Satu-satunya contoh tanaman ini yang berada di Inggris, dapat ditemukan di lapangan golf dan telah berada di bawah perlindungan polisi yang ketat sejak tahun 1917. Sebuah tangkai tunggal bunga pohon ini dapat dijual seharga 5000 Dollar AS. Biji tanaman ini tidak memiliki cadangan makanan untuk keperluan pertumbuhan, sehingga ia hidup dalam hubungan simbiosis dengan jamur jenis tertentu, yang memberikannya asupan makanan sampai daun dewasa dapat menghasilkan makanan yang cukup untuk tanaman ini, pada saat itu jamur juga akan segera mati.
3. Pohon Franklin (Franklinia alatamaha)
4. Gibraltar Campion (Silene tomentosa)
Spesies
ini sangat langka dan hanya ditemukan pada tebing-tebing tinggi di Gibraltar.
Tanaman ini diyakini punah di luar Gibraltar pada tahun 1980-an tetapi di
Gibraltar masih ada beberapa spesimen tersisa yang dapat ditemukan. Sayangnya,
pada tahun 1992, semua jejak tanaman ini telah lenyap dan akhirnya dinyatakan
punah. Pada tahun 1994 sebuah spesimen tunggal ditemukan oleh seorang pendaki
pada tebing yang tidak dapat dijangkau olehnya dan spesies itu memiliki harapan
untuk hidup kembali. Benihnya kemudian disebarkan di bank benih Milenium dan
sekarang spesimen ini tumbuh di The Almeda Gibraltar Botanic Gardens serta
Royal Botanic Gardens di London.
5. Bunga Bangkai (Rafflesia arnoldii)
Bunga
dengan bentuk yang menarik ini ditemukan terutama di hutan hujan tropis
Indonesia. Bunga ini adalah salah satu bunga yang paling langka di dunia, bunga
yang paling terancam keberadaannya sekaligus sebagai bunga terbesar yang ada di
dunia, bunga ini diketahui dapat mencapai lebar total lebih dari satu meter.
Kelangsungan hidup Rafflesia ini sepenuhnya bergantung pada pokok tanaman
merambat khusus yang disebut pohon Tetrastigma. Karena Rafflesia adalah bunga
parasit yang tidak memiliki batang, tangkai, daun, dan akar, bunga ini
membutuhkan pohon tersebut untuk mendapatkan makanannya. Bunga ini sering
dijuluki dengan bunga bangkai, karena ia melepaskan aroma daging busuk yang
sangat menyengat saat mekar untuk menarik lalat dan kumbang untuk membantu
dalam proses penyerbukan. Setelah mekar, bunga ini hanya akan bertahan sekitar
satu minggu sebelum akhirnya mati.
6. Jade Vine (Strongylodon macrobotrys)
7. Kosmos Cokelat (Cosmos atrosanguineus)
Bunga yang berwarna merah gelap sampai cokelat ini merupakan salah satu spesies dari Cosmos, yang berasal dari Meksiko. Bunga ini telah dinyatakan punah di alam liar selama lebih dari seratus tahun. Spesies ini berhasil bertahan hari ini sebagai klon tunggal yang infertil, yang diciptakan pada tahun 1902 melalui perkembangbiakan vegetatif. Bunga-bunga yang dihasilkan oleh tanaman ini memiliki ukuran diameter sekitar 3-4 cm. Bunga-bunga ini memiliki aroma vanili yang juga membuatnya menjadi tanaman hias yang indah.
8. Paruh Kakatua (Lotus berthelotii)
9. Middlemist Merah (Middlemist kamelia)
Tanaman
ini mungkin adalah tanaman berbunga paling langka di dunia karena hanya
terdapat 2 sampel di dunia. Salah satunya dapat ditemukan di sebuah taman di
Selandia Baru dan yang lainnya terletak di sebuah rumah kaca di Inggris.
Tanaman ini awalnya dibawa ke Inggris dari China oleh John Middlemist pada
tahun 1804. Sejak saat itu, tanaman ini benar-benar telah punah di China.
Tanaman yang ditanam di Inggris tetap tak berbiak selama bertahun-tahun dan
hanya baru-baru ini mulai mengeluarkan bunga. Bunganya sendiri berwarna merah
muda cerah dan terlihat hampir mirip seperti mawar.
10. Anggrek Hantu (Epipogium aphyllum)
Anggrek
Hantu merupakan tanaman langka menarik yang diduga punah selama hampir 20
tahun, dan baru-baru ini berhasil ditemukan hidup kembali. Tanaman ini sangat
langka karena pada dasarnya tumbuhan ini tidak memiliki kemampuan untuk
berkembang biak. Tanaman ini tidak memiliki daun, tidak bisa berfotosintesis
dan tidak memproduksi makanannya sendiri. Seperti Lady Slippers, tanaman ini
memerlukan jamur tertentu yang memberinya makan. Anggrek Hantu tidak pernah
menumbuhkan daun, dan akan selalu bergantung pada jamur untuk makanannya.
Anggrek Hantu dapat hidup di bawah tanah selama bertahun-tahun, tanpa
menunjukkan tanda-tanda eksternal dan hanya akan mekar ketika semua kondisi
optimal. Hal ini menjelaskan mengapa beberapa pencarian anggrek ini selama
bertahun-tahun tidak menghasilkan apapun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar